Postingan

NAMA NAMA TERLARANG BAGI ANAK

NAMA-NAMA TERLARANG BAGI ANAK Nama, adalah suatu Sebutan yang di gunakan untuk mengenali identitas dari suatu Barang. Nama, juga adalah suatu Kata atau Kalimat yang di ucapkan untuk menjadi Alamat, yang mewakili Sifat-sifat yang dimiliki oleh Sesuatu. Betapa pentingnya sebuah Nama, hingga tanpanya, semua yang berakal akan hidup dalam kebingungan Total. Seperti halnya dalam memberikan Sebutan/Nama bagi Anak-anak kita, hendaklah kita pilihkan Nama yang memiliki arti yang Baik-baik dan berisi Harapan kita untuknya dimasa depan. Adapun beberapa Nama yang terlarang untuk diberikan kepada Manusia, terlebih untuk Anak-anak kita, antara lain: 1. Nama-nama yang terdapat dalam "Asma'ul Husna". Sebab Asma'ul Husna ialah Nama-nama atas Sifat-sifat Baik yang di sandang oleh Tuhan kita, dan tidak sepantasnya disandangkan kepada Manusia, seperti "Ar-Rohman", "Ar-Rokhim", "Al-Quddus", dan seterusnya. Sert...

DURHAKA ORANG TUA SEBELUM ANAK

DURHAKA ORANG TUA SEBELUM ANAK Memiliki Anak-anak yang Solih & Solihah ialah dambaan dari setiap Orang Tua, dan tiada satu Orang Tua pun yang ingin Anak-anaknya kelak menjadi Anak yang Durhaka kepada Orang Tuanya. Sangat memprihatinkan rasanya, bila kita jumpai di sekitar kita, tatkala ada Orang Tua yang diperlakukan secara tidak sopan dan bahkan kasar oleh Anak-anak mereka. Perlu diketahui, bahwa sang Anak belum tentu menjadi satu-satunya yang bersalah dalam Hal tersebut. Sebab dalam beberapa Survei yang Penulis lakukan, ternyata, sebagian besar pelaku pendurhakaan ini mengaku bahwa perlakuan yang mereka lakukan itu, sebagai Balasan atas perlakuan Orang Tuanya dulu sewaktu mereka masih kecil dan bahkan remaja. Dan setelah Penulis amati dan diam-diam mengutip Data, ternyata terdapat beberapa Titik Masalah yang memicu seorang Anak menjadi Dendam dan Durhaka kepada Orang Tuanya di Hari Tua, antara lain ialah: 1. Orang Tua yang suka Pilih Ka...

Hikmah Corona virus

salah satu hikmah dari CoronaVirus - Dari sektor pendidikan anak Para orang tua yg biasanya hanya menyerahkan dan memasrahkan pendidikan anak-anak mereka kepada pihak sekolah saja... Kini memiliki peran yg paling aktif, yg sejatinya memang seharusnya seperti itu. - Selain itu, orang tua jadi lebih mudah mengawasi & mengetahui secara langsung tentang karakter anak-anak mereka, hingga dapat meningkatkan rasa saling mengenal. - Serta Komunikasi yg sadar tak sadar nyatanya semakin terbaiki. - Semoga Allaah anugerahi Hidup kita semua menjadi Hidup yg penuh dg RidhoNya. Aaamiin

Cara menghadapi Anak tanpa Marah

Efek Destruktif dari prilaku orang tua yg kerap menghadapi anak dengan amarah, diantaranya ialah; - 1. Anak menjadi kebal dg amarah orang tua, hingga anak akan cenderung acuh & mengabaikan kata2 orang tua 2. Anak menjadi sulit utk menyadari kesalahannya, dikarenakan emosi anak yg turut terpacu oleh emosi orang tua. 3. Anak akan kerap merasa bahwa orang tua mereka tidak berada di pihak mereka, hal ini akan berpotensi besar terjadi, jika orang tua hanya memarahi anak saja, tanpa memberi pengertian tentang dampak dari kesalahan anak. 4. Anak menjadi kontra permanen dg orang tua 5. Bahkan bisa memusuhi orang tua & ingin selalu melakukan apa yg biasa dilarang oleh orang tua. - diakui atau tidak, memang seserius itu dampaknya, bila kita selaku orang tua tidak mampu menguasai amarah kita dahulu, sebelum mampu mendidik anak-anak kita. - Semoga Allaah memberi kita ketelatenan & ketenangan dalam mendidik anak yg soleh & solihah. Aaamiin

Salah Satu Ciri Orang Tua Yang Merugi

Salah Satu Ciri Orang Tua yang Merugi ialah: Orang Tua yang biasa menjaga wibawah di depan Anaknya. Yakni, Orang Tua yang mempunyai "Tujuan" agar Anak menjadi "Tunduk" dan senantiasa mematuhi semua perintah dari Orang Tua. Namun Ironisnya, cara ini justru hanya akan menimbulkan Efek-efek yang Negatif bagi pertumbuhan Psikis/Kejiwaan sang Anak, antara lain: 1. Anak Merasa Tidak Disayangi Sebab bagi sang Anak, Orang Tua mereka telah mereka anggap hanya sebagai Tukang pemberi Perintah dan Larangan saja, dan Anak merasa hanya menjadi Alat untuk menyenangkan hati Orang Tuanya semata. 2. Anak Berusaha Menjauh Dari Orang Tuanya Hal ini terjadi dikarenakan, sebab perasaan Nyaman yang sudah tidak lagi dirasakan oleh sang Anak untuk berada Lama di dekat Orang Tuanya yang cenderung minta disegani dan Low Respon. 3. Anak Mulai Belajar Bersandiwara Yakni, Anak mulai belajar untuk terlihat Patuh ketika mereka ada dalam pengawasan ...

Perhatian terhadap Anak

Ketika seorang Anak merasa kurang mendapatkan "Perhatian" dari orang tuanya; 1. Anak menjadi banyak mengajak bicara kepada orang tuanya 2. Anak mulai melakukan hal-hal yg berbau kenakalan 3. Anak menjadi mudah marah & menangis 4. Anak mencoba menghilang dari pandangan orang tua, yg dimaksudkan agar orang tua mencarinya. - Baiknya, jika terdapat gejala-gejala seperti yg diatas, orang tua haruslah menyadari & tidak mendahulukan Emosinya... sebab jika rasa ingin perhatiannya ternyata berbuah kemarahan dari orang tua, sudah pasti akan membuat hati Anak terasa hancur. - Semoga Allaah SWT memberikan kita kesabaran dalam mendidik Anak yg Solih & Solihah. Aaamiin.